

CARA MUDAH
MENYELESAIKAN SOAL CERITA
Oleh: ABDUL MANAF, S.Pd., M.Pd.
Menyelesaikan soal cerita matematika merupakan keterampilan yang harus dikembangkan pada siswa maupun guru sesuai kurikulum matematika dasar dan menengah. Pentingnya pengembangan keterampilan menyelesaikan soal cerita oleh siswa juga tersirat ketika siswa melakukan proses pemecahan masalah matematika, misalnya ketika menggunakan konsep matematika dan mempresentasikan hasil pemecahan masalah yang memerlukan penggunaan daya nalar, yang termasuk dalam pola pikir deduktif. Dengan menerapkan langkah-langkah penyelesaian masalah dalam soal cerita secara ketat dapat meningkatkan daya analisis siswa. Keterampilan menyelesaikan soal cerita matematika merupakan salah satu bagian penting untuk dapat mencapai tujuan dalam kurikulum pendidikan.
Pentingnya soal cerita dapat dilihat dari kurikulum pendidikan dasar dan menengah yang hampir setiap materi ajar memuat soal cerita, khususnya pada mata pelajaran matematika. Dalam matematika, siswa perlu menggunakan dan memahami beberapa istilah dan teorema penting. Mereka didorong untuk dapat menciptakan alternatif istilah atau metode yang dapat menghasilkan pemahaman makna yang lebih baik pada diri siswa tersebut. Apalagi sekarang pemerintah mulai menerapkan penilaian Assesmen Kompetisi Minimal (AKM) yang semua soalnya merupakan soal-soal cerita yang berhubungan dengan kondisi nyata atau kontekstual.
Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) merupakan penilaian kompetensi mendasar yang diperlukan oleh semua siswa untuk mampu mengembangkan kapasitas dan berpartisipasi positif pada masyarakat. Terdapat dua kompetensi mendasar yang diukur AKM, yaitu literasi membaca dan literasi matematika (numerasi). Kompetensi yang dinilai mencakup keterampilan berpikir logis sistematis, keterampilan bernalar menggunakan konsep dan pengetahuan yang telah dipelajari, serta keterampilan memilah serta mengolah informasi. AKM menyajikan masalah-masalah dengan beragam konteks yang diharapkan mampu diselesaikan oleh siswa menggunakan kompetensi literasi membaca dan numerasi yang dimilikinya. AKM dimaksudkan untuk mengukur kompetensi secara mendalam, tidak sekedar penguasaan konten.
Literasi membaca merupakan kemampuan untuk memahami, menggunakan, mengevaluasi, merefleksikan berbagai jenis teks tertulis untuk mengembangkan kapasitas individu sebagai warga Indonesia dan warga dunia serta untuk dapat berkontribusi secara produktif kepada masyarakat.
Numerasi merupakan kemampuan berpikir menggunakan konsep, prosedur, fakta, dan alat matematika untuk menyelesaikan masalah sehari-hari pada berbagai jenis konteks yang relevan untuk individu sebagai warga Indonesia dan warga dunia.
Dalam proses pembelajaran matematika di kelas sering kita lihat keengganan siswa untuk membaca buku pelajaran matematika. Hal ini disebabkan karena kesulitan mereka memecahkan kata demi kata dalam kalimat soal matematika karena kemampuan membaca yang kurang dan pada akhirnya siswa kurang memahami maksud maupun konsep dari materi yang telah mereka dengar, mereka baca dan mereka catat. Siswa cenderung menghafal konsep tanpa memahami konsep tersebut, sehingga mereka merasa kesulitan saat mengaplikasikan apa yang mereka pelajari dalam soal matematika. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa keterampilan matematika siswa masih kurang. Apalagi dalam menyelesaikan soal cerita matematika.
Penyebab dari permasalahan tersebut tidak lain berasal dari guru yang kurang sesuai dalam menerapkan strategi pembelajaran. Selain itu strategi yang diterapkan juga kurang inovatif dan pembelajaran masih dilakukan secara klasikal dengan metode ceramah serta guru masih mendominasi pembelajaran, sehingga keterampilan menyelesaikan soal cerita matematika siswa sangat kurang. Bervariasinya keterampilan menyelesaikan soal cerita matematika siswa mempengaruhi cara siswa dalam memahami, memecahkan dan menyelesaikan permasalahan yang diberikan.
Penggunaan garis bilangan akan memudahkan siswa dalam memahami soal cerita, memperkuat penalaran dan mengerjakan jawaban dengan runut dan mudah karena berbentuk gambar yang mudah diingat dan dipahami.
Oleh sebab itu, diharapkan dengan menggunakan metode garis bilangan siswa dapat menggali dan meningkatkan daya nalarnya dalam menyelesaikan setiap soal cerita matematika.
Order : Hubungi 082228455080 (Abd. Manaf)
Harga : Rp. 60.000,- Menjadi Rp. 50.000,- plus Ongkir
PINTAR PERKALIAN DASAR TANPA MENGHAFALOleh: ABDUL MANAF, S.Pd.,M.Pd.Berdasarkan pengalaman penulis masih banyak siswa yang belum bisa berhitung dalam pelajaran matematika terutama dari SD/MI yang baru masuk kelas VII SMP mengenai konsep perkalian dan pembagian. Oleh sebab itu penulis tergugah unt...
Read MoreAbdul Manaf, M.Pd (Kab Sampang) 11:42:44 05-07-2021
© 2019 FKN MGMP MATEMATIKA SMP